
Jakarta, MHA SF Indonesia
—
Perusahaan
kecerdasan buatan
(AI) milik Elon Musk, xAI, resmi berganti nama menjadi SpaceXAI. Langkah ini sekaligus ditandai dengan peluncuran logo baru serta pembaruan username mereka di platform X.
Perubahan nama dan logo ini terjadi setelah xAI diakuisisi oleh SpaceX, perusahaan antariksa yang juga milik Musk, pada awal tahun ini.
SpaceX sebelumnya mengakuisisi xAI, termasuk chatbot andalannya, Grok, serta platform X, pada Februari lalu. Langkah akuisisi ini menyatukan seluruh lini bisnis seluruh bisnis kerdigantaraan, AI, dan media sosial milik sang triliuner di bawah satu payung perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akun resmi xAI juga sudah berganti nama jadi @SpaceXAI. Akun tersebut turut membagikan sebuah video pendek yang memperlihatkan transisi grafis saat logo lama xAI melebur jadi logo baru SpaceXAI.
Melansir
Business Insider
pada Selasa (7/7),
rebranding
ini dilakukan menyusul aksi korporasi besar SpaceX yang melakukan IPO. SpaceX mencetak sejarah sebagai perusahaan dengan nilai IPO terbesar sepanjang masa setelah berhasil menggalang dana sebesar US$75 miliar.
Nilai valuasi perusahaan kini menembus angka sekitar US$1,77 triliun, yang sempat mengantarkan Elon Musk menjadi triliuner pertama di dunia.
Meski SpaceX lebih dikenal lewat ambisi roket dan penjelajahan luar angkasanya, berkas dokumen IPO mereka mengungkap seberapa besar investasi yang digelontorkan perusahaan untuk sektor AI.
Pengeluaran modal SpaceX untuk sektor AI mencapai US$12,7 miliar pada 2025. Angka ini tiga kali lipat lebih besar dibanding anggaran untuk sektor luar angkasa dan konektivitas mereka, yang mencakup layanan internet satelit Starlink.
Walaupun divisi AI ini masih mencatatkan kerugian bersih bagi perusahaan, SpaceX meyakini sektor ini memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Mereka bahkan menyebut bahwa total potensi pasar di bidang AI adalah yang terbesar “dalam sejarah umat manusia.”
SpaceX juga berencana untuk meluncurkan satelit komputasi AI, atau pusat data di luar angkasa, paling cepat pada tahun 2028.
Di sisi lain, SpaceX telah mengamankan beberapa kontrak infrastruktur AI bernilai fantastis. Anthropic sepakat membayar SpaceX sebesar US$1,25 miliar per bulan untuk menyewa daya komputasi di pusat data Colossus milik mereka. Sementara itu, Google juga menyetujui kontrak senilai US$920 juta per bulan untuk fasilitas yang sama.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MHA SF]
Baca lagi: Takeru Satoh Ikut Bintangi Kung Fu Soccer Stephen Chow
Baca lagi: MMAJ Jakarta 2026 Digelar, Bawa Kolaborasi Budaya Jepang-Indonesia
Baca lagi: NIKI Bahagia Tampil di Prambanan Jazz: Terasa Seperti Mimpi




6 Responses
Tulisan yang sangat mencerahkan arah kebijakan makro dan memberikan dampak nyata pada efisiensi alokasi sumber dayahttp://www.geocities.ws/ladyjiraff/authors.html
Tulisan ini berhasil memantik ruang diskusi yang inklusif dan mencerahkan di antara sesama pemburu ilmu pengetahuan. https://fr.wikipedia.org/wiki/Sport_au_Mexique
Struktur anatomi tulisan yang sangat sistematis mempermudah proses asimilasi pengetahuan tingkat tinggi bagi pembaca kritis https://community.acer.com/en/discussion/638349/having-problem-in-acer-laptop-laptop-for-more-than-1-hour-its-sparks-and-automatically-restart/p1
Ketajaman argumentasi penulis dalam artikel ini menetapkan tolok ukur (gold standard) baru bagi jurnalisme analitis https://magic.ly/Donlego/Menjaga-Performa-Kendaraan-Melalui-Literasi-Teknis-yang-Tepat
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/265204 tadi.
Keren ulasannya! Singkat, padat, jelas. Bagi temen-temen yang pengen tahu lebih detail, web https://kldp.org/node/84523 juga punya artikel yang relate banget.