
Jakarta, MHA SF Indonesia
—
CEO OpenAI
Sam Altman
menyebut
Elon Musk
telah menimbulkan kerusakan besar pada budaya kerja OpenAI di masa awal perusahaan.
Pernyataan tersebut disampaikan Altman dalam kesaksiannya di persidangan gugatan Musk terhadap OpenAI yang kini memasuki pekan ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Altman mengungkapkan bahwa Musk pernah meminta Presiden OpenAI Greg Brockman dan mantan kepala ilmuwan Ilya Sutskever untuk membuat peringkat peneliti berdasarkan pencapaian mereka, lalu “mengambil gergaji mesin dan menebas sejumlah besar” dari mereka.
Altman mengakui bahwa pendekatan itu memang gaya manajemen yang dikenal dari CEO Tesla tersebut, namun ia menegaskan hal itu tidak cocok untuk perusahaannya.
“Saya tidak berpikir Tuan Musk memahami cara menjalankan laboratorium riset yang baik,” ujar Altman dalam kesaksiannya ketika pengacaranya, William Savitt, menanyakan dampak kepergian Musk terhadap moral tim.
“Untuk laboratorium riset di mana orang membutuhkan keamanan psikologis dan waktu panjang untuk mengejar sebuah gagasan, ide bahwa kamu harus terus-menerus menunjukkan hasil, dan jika hasilnya tidak cukup baik dalam waktu singkat kamu akan dipecat. Itu benar-benar tidak cocok dengan jenis riset yang berhasil kami lakukan,” kata Altman, dikutip dari
The Verge
, Rabu (13/5).
Altman bahkan menyebut kepergian Musk dari OpenAI pada 2018 justru menjadi “dorongan moral” bagi tim, karena para staf menyadari mereka tidak harus bekerja dengan cara itu lagi.
Musk adalah salah satu pendiri OpenAI bersama Altman dan Brockman pada 2015, namun meninggalkan perusahaan tiga tahun kemudian.
Kala itu OpenAI menyebut alasannya adalah untuk menghindari konflik kepentingan dengan pengembangan kecerdasan buatan di Tesla, meski kesaksian dalam persidangan ini mulai memberikan gambaran yang berbeda.
Dalam gugatannya, Musk mengklaim OpenAI telah mengkhianati misi awalnya untuk memberi manfaat bagi kemanusiaan, dan bahwa Altman serta Brockman menipunya untuk menggelontorkan dana ke perusahaan.
Altman dan OpenAI membantah seluruh tuduhan tersebut.
Persidangan yang sudah bergulir panjang ini telah menampilkan kesaksian dari sejumlah figur kunci, termasuk Brockman, mantan anggota dewan OpenAI Shivon Zilis, CEO Microsoft Satya Nadella, dan mantan CTO OpenAI Mira Murati.
(lom/dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MHA SF]
Baca lagi: Ade Armando: Saya Dengar Ada Suara di PSI Saya Harus Dikeluarkan
Baca lagi: Jamin Kualitas Haji, DPR Siap Berangkatkan 96 Timwas
Baca lagi: Peter Jackson Diberi Palme d’Or Cannes 2026 oleh ‘Frodo’



7 Responses
Materi seperti ini penting untuk pemilik website yang ingin memahami
cara kerja algoritma Google.
Ayo rasakan sendiri keseruan bermain di situs gacor MEGAJACKPOT88 hari ini yang sedang trending.
situs slot gacor dengan Peluang Maxwin Tinggi Cocok untuk Pemain Pemula maupun Pecinta Slot Profesional UNTUNG365
Main di slot gacor gampang menang FINS88 jadi pilihan terbaik buat kamu yang ingin merasakan sensasi jackpot besar, free spin melimpah, dan peluang cuan yang datang lebih cepat setiap hari.
slot rtp tinggi menjadi favorit para pemain karena menawarkan kombinasi game seru, bonus melimpah, dan peluang kemenangan yang lebih menjanjikan DARA88LINK
Banyak kemenangan besar berhasil diraih pemain melalui situs gacor malam ini berkat pilihan game gacor dan bonus spesial yang selalu tersedia LINK AJSLOT88
Situs gacor WIJAYA88 LOGIN LINK ALTERNATIF hadir membawa banyak keuntungan menarik mulai dari bonus harian, cashback spesial, hingga permainan viral yang memberikan peluang kemenangan fantastis untuk semua pemain baru maupun member lama